Alat-alat Water Transfer Printing

 

Dalam mengerjakan segala sesuatu. Sudah pasti membutuhkan peralatan lengkap dan bahan baku. Hal inilah yang menjadi point penting, agar sesuatu yang digarap bisa jadi dengan sempurna. Hal ini hampir bisa kita analogikan dengan membuat sebuah rumah tinggal. Dibutuhkan linggis, cangkul, besi, pasir, batu bata, semen, palu, paku, dan seterusnya. Tanpa semua equipment tersebut atau dengan tangan kosong, sangat mustahil sebuah rumah bisa terealisasi dan berdiri dengan tegaknya. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, dalam hal memasak kita tidak bisa lepas dari kompor, dandang, wajan dan lain sebagainya.

Hal inipun berlaku dengan dunia aplikasi water transfer printing. Walau terkesan sangat sepele dimana proses utama adalah pencelupan. Sebenarnya, ada beberapa alat yang diperlukan agar semua proses bisa berjalan secara lancar.

Sahabat Central Kursus, bagi yang sudah terjun di dunia water transfer printing. Mungkin sudah mengenal dengan alat-alat yang kami sebutkan dibawah ini. Namun bagi yang masih awam atau pemula, tentu saja ini akan jadi begitu bermanfaat.

Berikut Tim Central Kursus lampirkan alat-alat water transfer printing & bahannya :

1. Motif Film

Ini adalah bahan baku utama dalam aplikasi hydrographic. Dimana bahan inilah yang nantinya akan dicelupkan ke dalam sebuah media air dan akan melekat pada objek yang dilapisi. Film motif ini bentuknya sekilas mirip plastik teksturnya dan tebalnya juga sama seperti kertas ataupun plastik pada umumnya. Namun, banyak yang mengira jika motif film ini adalah sebenarnya plastik, padahal jika diaplikasikan sama sekali tidak akan pernah membuahkan hasil. Ternyata, motif ini adalah sebuah cat dengan aneka corak yang dipadatkan dalam sebuah lembaran tipis yang kemudian bisa diaktifkan kembali menjadi cat setelah diberikan semprotan cairan aktivator. Bahan utama ini bisa didapatkan di toko water printing seperti di Central Water Printing Magelang. Untuk harga per film mulai dari 60 ribu hingga 90ribu per meternya.

2. Cairan Aktivator

Untuk mengembalikan wujud film motif ke wujud cairan seperti cat yang siap ditempelkan ke sebuah benda. Diperlukan penyemprotan dengan cairan khusus yang dinamakan aktivator.

Cairan ini ada yang berwarna putih bening, ada yang biru bening ada juga yang warna lainnya.

3. Semprotan

Untuk menyemprotkan cairan aktivator ke sebuah lembaran film.  Dibutuhkan alat semprot baik itu semprotan burung, semprotan nyamuk ataupun bisa juga dengan spray Gun HVLP.

Ketiga pilihan alat tsb bisa digunakan. Bagi yang mau coba2 dulu bisa pake semprotan burung karena harganya yang ekonomis.

Namun, bagi yang mau terjun di bidang ini. Kami sangat menyarankan menggunakan spray gun HVLP. Dimana hasil semprotan yang dikeluarkan lebih halus seperti cairan kabut dengan karakter volume cairan yang dikeluarkan banyak namun tekanan yang dihasilkan rendah. Tentu tak akan membuat film rusak maupun berlubang jika disemprot menggunakan alat ini.

Untuk penggunaan spray Gun umumnya berdampingan dengan alat komprolessor ya sob.

4. Bak & Air

Yang namanya water transfer printing sudah pasti identik dengan air. Tanpa air, proses tak akan berjalan dengan baik. Karena film ini bisa bereaksi setelah tersentuh air + cairan aktivator.

Lalu seberapa banyak air yang dibutuhkan.

Tergantung dari benda2 yang bisa kamu gunakan sebagai bahan praktik.

Bila benda yang dilapisi ukuran2 kecil. Maka buatlah bak ukuran panjang lebar 1 meter × 1 meter dengan kedalaman kebawah 1 meter juga. Jika ukuran benda yang biasa kamu kerjakan ukuran besar2. Boleh membuat ukuran 1×2 meter, 1×3 meter dengan kedalaman 1 meter.

Intinya luasnya bak, cukup untuk dimasukkan benda2 yang akan kamu lapisi. Boleh juga pakai bak kamar mandi, jika tidak sempat membuatnya.

Nah, banyak peserta kami yang sebelumnya bertanya. Jenis air apa yang digunakan ya pak ? Jawabannya adalah air biasa. Tidak perlu air matang dengan suhu normal air. Jadi paham ya.

5. Cat Dasar & Epoxy

Beberapa benda yang sudah ada cat umumnya bisa melekat bila dilapisi langsung water transfer printing. Hanya saja, daya lekatnya kurang bagus dibandingkan dengan dicat ulang dengan cat dasar.

6. Amplas

Alat yang nomor 6 ini mempunyai peran penting dalam sebuah proses pengecatan. Dimana menghaluskan benda yang akan dilapisi.

7. Cat clear Finishing

Setelah part benda yang dicelup diangkat dari air. Sudah pasti film wtp akan melapisi bagian yang dihadapkan ke air. Namun, umumnya warnanya tidak begitu mengkilat.

Hal inilah peran cat clear sebagai finishing akhir agar tampil lebih menawan lagi.

8. Masker hidung

Terpapar semprotan cat dan cairan aktivatir secara langsung memang akan sangat membahayakan bagi kesehatan aplikator.

Maka dari itu, Anda membutukan masker hidung agar tidak terhirup cairan kimia yang berdampak bagi kesehatan paru-paru.

Nah, sepertinya itu dulu saja ya sob. Kita sambung lagi di lain waktu.

Sampai jumpa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *